Antara Karomah dan Tirakat: Motif Kepahlawanan dalam Teks Nabi Sam’un dan Si Pitung

Authors

  • Melsa Nurpuzianah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Indonesia
  • Atiqotul Fitriyah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Indonesia
  • Irvan Aladip Mahfudin Friedrich-Alexander-Universität Erlangen-Nürnberg, Germany

DOI:

https://doi.org/10.30762/narasi.v4i1.8507

Keywords:

kepahlawanan, motif, Nabi Sam'un, Sastra Bandingan, Stith Thompson, Si Pitung

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif motif kepahlawanan dalam kisah Nabi Sam’un dan legenda Si Pitung melalui kerangka teori Motif-Index of Folk-Literature karya Stith Thompson. Meskipun kedua narasi ini berasal dari tradisi yang berbeda, yakni teks religius-hagiografis dan folklor urban, keduanya menunjukkan pola struktural yang serupa dalam konstruksi sosok pahlawan. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengidentifikasi unit-unit motif terkecil yang membangun narasi kepahlawanan. Temuan penelitian menunjukkan adanya kesamaan pada motif Secret Power yang tergolong dalam kategori Marvels (Motif D). Perbedaan signifikan ditemukan pada lokus kekuatan; Nabi Sam’un merepresentasikan pahlawan dengan kekuatan organik-internal (Motif D1831), sedangkan Si Pitung merepresentasikan pahlawan dengan kekuatan artifisial-eksternal (Motif D1381.11). Analisis ini menyimpulkan bahwa terdapat pola universal dalam imajinasi kolektif manusia mengenai sosok pahlawan yang melampaui batas-batas budaya dan religiusitas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Attas, S. G. (2017). Seni Pertunjukan Cerita Si Pitung: Pertarungan Identitas dan Representasi Budaya Betawi. Arkhais-Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra Indonesia, 8(1), 70–80.

Bassnett, S. (1993). Comparative Literature: A Critical Introduction. Blackwell. https://books.google.co.id/books?id=-5ZzQgAACAAJ

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications. https://books.google.co.id/books?id=4uB76IC_pOQC

Damono, S. D. (2005). Pegangan penelitian sastra bandingan.

Departemen Pendidikan Nasional, Pusat Bahasa. https://books.google.co.id/books?id=TolkAAAAMAAJ

Danandjaja, J. (1984). Folklor Indonesia: ilmu gosip, dongeng dan lain-lain. Grafiti Pers. https://books.google.co.id/books?id=dtciAAAAMAAJ

Dundes, A. (1997). The Motif-Index and the Tale Type Index: A Critique. Journal of Folklore Research, 34(3), 195–202 http://www.jstor.org/stable/3814885

Dwi Aqiella Fadilla Hayya, & Setiawaty, R. (2023). Kontribusi Nilai Personal dan Nilai Pendidikan dalam Buku Cerita Si Kabayan bagi Siswa Sekolah Dasar. Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, Dan Pengajarannya, 1(2), 149–159. https://doi.org/10.30762/narasi.v1i2.1565

Dwi Lestari, E., Pramana, J. N., & Husna, K. (2024). Kearifan Lokal dalam Folklor Pohon Beringin Desa Sambi Kabupaten Kediri. Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, Dan Pengajarannya, 2(1), 25–33. https://doi.org/10.30762/narasi.v2i1.2808

Fitriasari, C. L. D. B. C. D. S., Habibah, S. M., & Hapsan, A. (2025). DUTA KAYU AGUNG: BANDIT SOSIAL ATAU PEJUANG KEADILAN? Analisis Etika dan Nilai-Nilai Pancasila dalam Perjuangan Sosialnya. CV. Ruang Tentor. https://books.google.co.id/books?id=GAJ_EQAAQBAJ

HM, Z., Daniel, R., & Mgrafis.com. (2016). Kisah-Kisah Edan Seputar Djakarta Tempoe Doeloe.

Ismael, I. (2013). Sang Penyeru : Sejarah Periode Para Rasul & Bani Israel. https://www.library.insipemalang.ac.id/index.php?p=show_detail&i d=3071

Khasanah, L. I., & Solichin, M. B. (2023). Kritik Sosial dalam Novel “Dua Barista” Karya Ning Najhaty Sharma. Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, Dan Pengajarannya, 1(1), 81–94. https://doi.org/10.30762/narasi.v1i1.896

Khoiriyah, I. (2020). Gaya hidup hedonis tokoh-tokoh dalam novel antologi rasa karya ika natassa. Jurnal Sastra Indonesia, 9(1), 38–45.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revi).

Bandung : PT Remaja Rosdakarya, 2018. https://opac.perpusnas.go.id/Detailopac.Aspx?Id=1133305

Muyassaroh, M. (2025). DINAMIKA PROSA INDONESIA PERIODE 1920–2000 DALAM REPRESENTASI IDENTITAS, IDEOLOGI, DAN MODERNITAS. Cakrawala Indonesia, 10(2).

Nurgiyantoro, B., & Press, U. G. M. (2018). Teori Pengkajian Fiksi. Gadjah Mada University Press. https://books.google.co.id/books?id=p4JqDwAAQBAJ

Sugestian, L., & Taum, Y. Y. (2025). Motif dalam cerita rakyat bandit sosial: Studi perbandingan cerita rakyat “Si Pitung”, “Si Jampang”, dan “Robin Hood” dalam perspektif mazhab Finlandia. Sintesis, 18(2), 80–154.

Thompson, S. (1955). Motif-index of Folk-literature: A Classification of Narrative Elements in Folktales, Ballads, Myths, Fables, Mediaeval Romances, Exempla, Fabliaux, Jest-books, and Local Legends (Issue v. 1). Indiana University Press. https://books.google.co.id/books?id=agYKAAAAMAAJ

Wayan Sumitri, N. (2023). Eksistensi Cerita Rakyat dan Fungsinya dalam Kehidupan Masyarakat di Manggarai Timur Eksistensi Cerita Rakyat dan Fungsinya dalam Kehidupan Masyarakat di Manggarai Timur The Existence of Folktales and Their Functions in Community Life in East Manggarai. Jurnal Sastra Dan Kearifan Lokal, 3(1), 2023. http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/arif/index

Wellek, R., & Warren, A. (1956). Theory of Literature. New York: Harcourt, Brace & World.

Wiyatmi, W. (2006). Pengantar Kajian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Book Publisher.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Nurpuzianah, M., Fitriyah, A., & Mahfudin, I. A. (2026). Antara Karomah dan Tirakat: Motif Kepahlawanan dalam Teks Nabi Sam’un dan Si Pitung. Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, Dan Pengajarannya, 4(1), 62–80. https://doi.org/10.30762/narasi.v4i1.8507

Issue

Section

Articles