Kesalehan Sosial Tokoh sebagai Representasi Moderasi Beragama dalam Cerpen "Lukisan Kaligrafi" A. Mustofa Bisri
DOI:
https://doi.org/10.30762/narasi.v4i2.8655Keywords:
kesalehan sosial, moderasi beragama, sosiologi sastra, A. Mustofa Bisri, cerpen "Lukisan Kaligrafi", Ian WattAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai kesalehan sosial tokoh dalam cerpen "Lukisan Kaligrafi" karya A. Mustofa Bisri (Gus Mus) dan relevansinya bagi moderasi beragama. Pendekatan yang digunakan adalah sosiologi sastra Ian Watt dengan tiga dimensi analisis: (1) konteks sosial pengarang, (2) sastra sebagai cerminan masyarakat, dan (3) fungsi sosial sastra. Sumber data primer adalah cerpen "Lukisan Kaligrafi" dalam kumpulan cerpen terbitan Kompas Media Nusantara (2003). Analisis dilakukan melalui pembacaan cermat, pengodean satuan kebahasaan, dan interpretasi berdasarkan lima dimensi kesalehan sosial (Ulum dkk., 2022): kepedulian sosial, relasi antarmanusia, etika dan budi pekerti, melestarikan lingkungan, serta kepatuhan pada negara. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, latar belakang pengarang sebagai agamawan sekaligus budayawan selaras dengan karakter tokoh utama yang inklusif. Kedua, cerpen merepresentasikan tiga dimensi kesalehan sosial, meliputi kepedulian sosial, relasi antarmanusia, dan etika budi pekert sementara dua dimensi lainnya tidak ditemukan representasinya dalam teks. Ketiga, cerpen berfungsi sebagai media kritik terhadap komodifikasi agama, sarana dakwah rasional, dan ruang refleksi diri. Ketiga dimensi kesalehan sosial yang ditemukan berkaitan erat dengan indikator moderasi beragama (tawazun, tasamuh, I’tidal) sebagaimana dirumuskan Kementerian Agama RI (2019). Temuan ini dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran sastra berbasis pendidikan karakter, sekaligus membuka peluang kajian lanjutan berbasis teori resepsi sastra.
Downloads
References
Banjarnahor, R.R., Waruwu, N. P., & Annisa, A., (2022). Analisis Pendekatan Sosiologi Sastra Cerpen “Ada Tuhan” Karya Lianatasya. Jurnal Basataka (JBT), 5(1), 27-33. https://doi.org/10.36277/basataka.v5i1.144
Bisri, A. M. (1994). Saleh ritual, saleh sosial. LKiS.
Bisri, A. M. (2003). Lukisan kaligrafi. Kompas Media Nusantara.
Damono, S. D. (1979). Sosiologi sastra: Sebuah pengantar ringkas. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
Efendi, A. (2015). Values of social Sufism in the short story "Burung Kecil Bersarang di Pohon" (A little bird nesting on the tree) by Kuntowijoyo. Mediterranean Journal of Social Sciences, 6(4 S2), 93–100. https://doi.org/10.5901/mjss.2015.v6n4s2p93
Glock, C. Y., & Stark, R. (1965). Religion and society in tension. Rand McNally.
Gusnanda, G., & Nuraini, N. (2020). Menimbang urgensi ukhuwah wathaniyah dalam kasus intoleransi beragama di Indonesia. Jurnal Fuaduna: Jurnal Kajian Keagamaan dan Kemasyarakatan, 4(1), 1–14. https://doi.org/10.30983/fuaduna.v4i1.3237
Kementerian Agama RI. (2019). Moderasi beragama. Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Kusumawati, E. (2023). Moderasi beragama dalam film "?" karya Hanung Bramantyo: Kajian sosiologi sastra. Humanika, 30(1), 45–58. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/humanika/article/view/50571
Latipah, H., & Nawawi, N. (2023). Perilaku intoleransi beragama dan budaya media sosial: Tinjauan bimbingan literasi media digital masyarakat. Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam, 6(2), 21–42. https://doi.org/10.59027/alisyraq.v6i2.336
Munawaroh, I., & Kudus, W. A. (2023). Intoleransi agama bagi kehidupan masyarakat minoritas di Kota Cilegon-Banten. Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha, 3(1), 45–56. https://doi.org/10.23887/jpsu.v5i3.74746
Trisnawati. (2018). Kajian sosiologi sastra dan nilai pendidikan karakter dalam kumpulan cerpen Lukisan Kaligrafi karya A. Mustofa Bisri. Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(1), 45–54.
Ulum, R., Jamil, A., Muntafa, F., Seto, T. H., Reslawati, Sugiyarto, W., & Taufik, R. R. (2022). Keberagamaan dan kesalehan sosial: Refleksi dan indeks kesalehan sosial 2022. Litbangdiklat Press.
Váňa, J. (2020). Fiction and social knowledge: Towards a strong program in the sociology of literature. Russian Sociological Review, 19(4), 14–35. https://doi.org/10.17323/1728-192X-2020-4-14-35
Watt, I. (1957). The rise of the novel: Studies in Defoe, Richardson and Fielding. University of California Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yudi Utomo, Anwar Efendi, Hartono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















