Perempuan, Lingkungan, dan Perlawanan terhadap Eksploitasi Alam dalam Film Petualangan Sherina 2
DOI:
https://doi.org/10.30762/narasi.v4i1.9058Keywords:
ekofeminisme, konservasi satwa liar, lingkungan, Petualangan Sherina 2, perempuanAbstract
Krisis lingkungan dan meningkatnya eksploitasi alam telah mendorong munculnya berbagai representasi tentang hubungan manusia dan lingkungan dalam media populer, termasuk film. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi perempuan, lingkungan, dan perlawanan terhadap eksploitasi alam dalam film Petualangan Sherina 2 menggunakan perspektif ekofeminisme Vandana Shiva. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka. Data primer berupa film Petualangan Sherina 2, sedangkan data sekunder diperoleh dari artikel ilmiah, buku, dan dokumen akademik yang relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi dan telaah pustaka, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, perempuan direpresentasikan sebagai agen kesadaran ekologis melalui kepedulian Sherina terhadap konservasi orangutan. Kedua, film menampilkan solidaritas pengetahuan ekologis perempuan melalui kolaborasi antara Sherina dan Sindai dalam upaya penyelamatan satwa liar. Ketiga, perempuan direpresentasikan sebagai aktor perlawanan terhadap eksploitasi alam melalui penyelamatan orangutan, pengungkapan perdagangan satwa liar, serta penyebaran informasi yang mendorong kesadaran publik. Penelitian ini memperkaya kajian ekofeminisme dalam studi film Indonesia dengan menunjukkan bahwa perempuan tidak hanya direpresentasikan sebagai sosok yang dekat dengan alam, tetapi juga sebagai agen perubahan yang membangun kesadaran ekologis dan mendorong perlindungan lingkungan.
Downloads
References
Alibasjah, F. (2022). “Woman Main Character Response to Nature Exploitation in Annihilation (2018): An Ecofeminist Study”. Litera Kultura: Journal of Literary and Cultural Studies, 10(3), 65–73. DOI: https://doi.org/10.26740/lk.v10i3.55866
Ananda, D. (2025). “Ecofeminism in Indonesia: Women's Empowerment and Environmental Activism in Digital Media”. Jurnal Studi Komunikasi, 9(3), 45–60.
Arwiangsa, S., dkk. (2024).” The Role of Women Toward the Environment in Ainbo Movie: An Analysis of Ecofeminism”. ELITE: Journal of English Language and Literature, 9(1), 72–85. DOI: https://doi.org/10.33772/elite.v9i1.2671
Chakraborty, J. (2025). “Women and Nature: Ecofeminist Study in Social Media”.
F1000Research, 14(455), 1–19. DOI:
https://doi.org/10.12688/f1000research.162436.2
Chinsya, B. A. D., & Sain, Z. H. (2024). “Women and Nature: An Ecofeminist Study of Environmental Conservation Sustainability”. An-Nisa: Journal of Gender Studies, 17(2), 165–180. DOI: https://doi.org/10.35719/annisa.v17i2.309
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2024). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (5th Ed.). Sage Publications.
Khairiyah, A., dkk. (2024). The Ecofeminism Practice: The Women's Movement in the Documentary Film “Sangihe Melawan”. Jurnal Pemikiran Sosiologi (JPS), 11(1), 1–25. DOI: https://doi.org/10.22146/jps.v11i1.87864
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications.
Mies, M., & Shiva, V. (2014). Ecofeminism (2nd ed.). Bloomsbury Publishing. Nofrima, S., Melinda, & Mahadika, A. (2025). “Ecofeminist Empowerment: In
Preserving the Musi River Waters of Palembang City in 2023”. Journal of Government Science (GovSci): Jurnal Ilmu Pemerintahan, 6(2), 88–99. DOI: https://doi.org/10.54144/govsci.v6i2.125
Permatasari, A., & Setiawan, R. E. B. (2024). “The Governmental and Enviromental Policies: Ecofeminism Resistance in the Wadon Wadas Civil Society Movement”. POLITICON: Jurnal Ilmu Politik, 6(2), 137–163. DOI: https://doi.org/10.15575/politicon.v6i2.37274
Putri, A. E. E, & Retnaningdyah, P. (2021). “Women's Role in Overcoming Nature Exploitation in Disney Movie Frozen II”. Humanitatis: Journal of Language and Literature, 7(2), 129-142. DOI: https://doi.org/10.30812/humanitatis.v7i2.1255
Riza, R. (Director). (2023). Petualangan Sherina 2 [Film]. Miles Films; Base Entertainment.
Sa'adah, N. L., & Solichin, M. B. (2023). “Pragmatik Sastra Pada Urgensi Komunikasi Tokoh Film Noktah Merah Perkawinan”. Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya, 1(2), 206–216. DOI: https://doi.org/10.30762/narasi.v1i2.2104
Shiva, Vandana. (1988). Staying Alive: Women, Ecology, and Development. Zed Books Ltd.
Snyder, H. (2019). “Literature Review as a Research Methodology: An Overview and Guidelines”. Journal of Business Research, 104, 333–339. DOI: https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
Xiao, Y., & Watson, M. (2020). “Guidance on Conducting a Systematic Literature Review”. Journal of Planning Education and Research, 39(1), 93–112. DOI: https://doi.org/10.1177/0739456X17723971
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Erawati Dwi Lestari, Guntur Sekti Wijaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















