Analisis Kemampuan Literasi Budaya Siswa MI Plus Sabilul Muhtadin Pakisrejo
DOI:
https://doi.org/10.30762/narasi.v4i2.9336Keywords:
analisis teks, kearifan lokal, literasi budaya, madrasah ibtidaiyah, menulis kreatifAbstract
MI Plus Sabilul Muhtadin Pakisrejo belum memiliki dokumentasi sistematis mengenai literasi budaya siswa, sehingga diperlukan analisis terhadap cara pemahamannya. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk mendeskripsikan literasi budaya berdasarkan lima aspek utama: simbol budaya, peristiwa budaya, nilai budaya, fungsi sosial budaya, serta sikap apresiatif. Data penelitian ini berupa kata, frasa, kalimat, dan bagian narasi yang relevan dengan kelima aspek tersebut. Data diperoleh melalui dokumentasi tulisan cerita kearifan lokal karya 51 siswa kelas IV sekolah tersebut. Siswa secara khusus diminta untuk menuliskan cerita tentang lingkungan sekitar berdasarkan pengalaman mereka sendiri selama dua jam pelajaran. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model dari Miles dan Huberman, yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa literasi budaya siswa bervariasi pada kelima aspek tersebut. Pada aspek simbol, siswa mampu mengenali unsur konkret, namun belum selalu menjelaskan maknanya. Pada aspek peristiwa, siswa bisa menarasikan kegiatan budaya walaupun tingkat pengembangannya sangat bervariasi. Pada aspek nilai, sebagian siswa berhasil merepresentasikan nilai kerja keras, kerja sama, kejujuran, serta kesediaan memperbaiki kesalahan lewat tindakan tokoh, walau belum merata. Pada fungsi sosial, sebagian siswa mengaitkan budaya dengan interaksi sosial, sementara yang lainnya hanya sebatas menggambarkan objek. Sikap apresiatif sering direpresentasikan lewat ungkapan kebanggaan dan ajakan melestarikan tradisi. Secara keseluruhan, pengenalan simbol, penggambaran peristiwa, dan apresiasi budaya jauh lebih menonjol. Temuan ini menegaskan bahwa kegiatan menulis cerita kearifan lokal berpotensi kuat untuk mengidentifikasi literasi budaya siswa dan dapat menjadi dasar pengembangan pembelajaran yang lebih reflektif.
Downloads
References
Afandi, A. N. H., Suciptaningsih, O. A., Pristiani, R., & Slamet. (2025). Pengembangan Ensiklopedia Digital Kearifan Lokal Kabupaten Kediri untuk Meningkatkan Literasi Budaya Pada Siswa Sekolah Dasar ELSE ( Elementary School Education. 9(1), 97–107.
Aini, N., Putri, A. M., & Wahyudi, A. (2025). Analisis Penerapan Literasi Budaya dan Kewargaan di SDN Durung Bedug Candi Sidoarjo. 10(2), 153–162.
Andita, S. B., & Tirtoni, F. (2024). Analysis of Cultural Literacy Learning Based on Local Wisdom to Strengthen the Profile of Pancasila Students. 11(1), 102–112.
Anwar, A., & Sukirman, D. (2024). The impact of local content curriculum on students’ cultural awareness and identity in Indonesian elementary schools. Education. https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/03004279.2024.2402572
Azzahra, L., Saragih, M. A., & Karniawan, F. Z. (2025). Evaluasi Pengembangan Media dan Sumber Belajar untuk Jenjang MI/SD. Afeksi: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 6(5), 1002–1009. https://doi.org/10.59698/afeksi.v6i5.583
Erlisnawati, & Marhadi, H. (2025). Cultural Literacy Indicators for Elementary Schools : A 4D Model Development. 13(3), 571–583.
Hardiansyah, F., Djumala, R., Gani, S., & Khidmat, A. A. A. (2017). Materi Pendukung Literasi Budaya dan Kewargaan. In Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. (Vol. 3, Issue 1). Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidiakn dan Kebudayaan. https://medium.com/@arifwicaksanaa/pengertian-use-case-a7e576e1b6bf
Hirsch, E. D. (1987). Cultural Literacy: What Every American Needs to Know. New York. Houghton Mifflin Company.
Laila, A., Pitoyo, A., & Sukasih, S. (2012). The Effectiveness of Hand Muppet Learning Media Based on Local Wisdom to Improve Cultural Literacy and Citizenship Ability. 7(1), 110–114.
Lestari, W. D., Kusumaningsih, W., & Nikmah, U. (2024). Analisis Nilai Kearifan Lokal untuk Menumbuhkan Literasi Budaya melalui Pembelajaran Pantun di Sekolah. 8(4), 3312–3321.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Mustadi, A., Education, P., & Negeri, U. (2021). Local wisdom-based story calendar : Improv ing narrative writing skills in elementary school student ’ s. 20(1), 1364–1373. https://doi.org/10.17051/ilkonline.2021.01.131
Nawir, M., Zakina, F. N., Ramadhani, I., Azizah, N., & Pendahuluan, A. (2025). Literasi Budaya sebagai Kecakapan Hidup Bagi Siswa di Tingkat Sekolah Dasar. 10.
Nurbaity, A. L., Dewi, D. A., & Hayat, R. S. (2023). MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK SEKOLAH DASAR MELALUI LITERASI BUDAYA DAN KEWARGAAN. 1206, 99–105.
Raflesia, C., & Maharani, T. (2023). Pengaruh Literasi Budaya Berbasis Kearifan Lokal pada Pendidian Sekolah Dasar. JOEAI ( Journal of Education and Instruction), 6(2), 364–368.
Rahmawati, A., Maryani, A. Y., & Iswatiningsih, D. (2025). Peningkatan Pemahaman Budaya Lokal Suku Dayak Melalui Literasi Digital di Sekolah Dasar. 20, 27–38.
Rohmanniyah, A., Luthfi, E., Ahsani, F., Pendidikan, P., Madrasah, G., Tarbiyah, F., Islam, U., & Sunan, N. (2025). Integrasi Kearifan Lokal Parijoto untuk Penguatan Literasi Sains dan Budaya dalam Pembelajaran IPAS di Madrasah Ibtidaiyah. 11(2).
Safitri, S., & Ramadan, Z. H. (2022). Implementasi Literasi Budaya dan Kewargaan di Sekolah Dasar. Mimbar Ilmu, 27(1), 109–116. https://doi.org/10.23887/mi.v27i1.45034
Turahman, Maulana, A., Afandi, M., & Iskandar, P. A. (2025). Development of local-wisdom based writing e-module at elementary school. XII(2), 180–193. https://doi.org/10.30659/pendas.12.2.180-193
UNESCO. (2001). Records of the General ConferenceUniversal Declaration on Cultural Diversity. 1(November).
UNESCO. (2003). Convention For The Safeguarding Of The Intangible Cultural Heritage (Issue October).
UNESCO. (2006). Guidelines on Intercultural Intercultural Education. UNESCO.
Wahyudi, I., Herwin, Wuryandani, W., & Utami, C. T. (2025). Integrating Local Wisdom in Elementary School to Strengthen Cultural Identity in the Digital Era. 4, 359–369. https://doi.org/10.46843/jpm.v4i2.458
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dian Etikasari, Dwi Ariyanti, Widya Dwi Susanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















