Arabic Alphabet Learning for Students with Hearing Impairments: A Phenomenological Exploration

Authors

  • Abdal Chaqil Harimi Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Yuslam Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • M. Syamsul Ma'arif Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri
  • Dev Rafi' Adynanta Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.30762/asalibuna.v10i01.8139

Keywords:

Arabic Alphabet Learning, Santri with Hearing Impairment, Sign Language

Abstract

The research aimed to explore Arabic alphabet learning for Students with Hearning Impairment. Inclusive education should not merely be a particular school's slogan or categorization. It must also be able to implement inclusive education processes, including in Arabic language learning. This research employed a qualitative phenomenological model. Data collection techniques included interviews, observation, and documentation. Data sources were determined using a purposive sampling technique: caregivers, religious teachers, and students. The research location was Darul Ashom Islamic Boarding School in Yogyakarta. The results showed that the characteristics of deaf students at Darul Ashom Islamic Boarding School in Yogyakarta ranged in age from 7 to 20. They were categorized as mild, moderate, severe, and profound. The majority were proficient in standard and non-standard Indonesian sign language (SIBI), but they could not initially sign Arabic letters. The Arabic letter learning process took place in the main hall of the Islamic boarding school. However, the students are divided into several groups according to their abilities and attendance at the Islamic boarding school, namely the Abu Hurairah class, the Ali bin Abi Thalib class, the Usman bin Affan class, the Umar bin Khattab class, the Abu Bakar As Siddiq class for boys, the Fatimah class, the Maryam class, and the Khadijah class for girls. The strategy used in the learning process is the Cooperative Learning strategy.

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pembelajaran alfabet Arab bagi siswa dengan gangguan pendengaran. Pendidikan inklusif seharusnya bukan hanya sekadar slogan atau kategorisasi sekolah tertentu. Lembaga ini juga harus mampu menerapkan proses pendidikan inklusif, termasuk dalam pembelajaran bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan model fenomenologi kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data ditentukan menggunakan teknik pengambilan sampel bertujuan: pengasuh, guru agama, dan siswa. Lokasi penelitian adalah Pondok Pesantren Darul Ashom di Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik siswa tunarungu di Pondok Pesantren Darul Ashom di Yogyakarta berkisar usia 7 hingga 20 tahun. Mereka dikategorikan sebagai ringan, sedang, berat, dan sangat berat. Mayoritas mahir dalam bahasa isyarat Indonesia standar dan non-standar (SIBI), tetapi awalnya mereka tidak dapat memberi isyarat huruf Arab. Proses pembelajaran huruf Arab berlangsung di aula utama naskah Islam. Namun, para siswa dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan kemampuan dan kehadiran mereka di naskah Islam, yaitu kelas Abu Hurairah, kelas Ali bin Abi Thalib, kelas Usman bin Affan, kelas Umar bin Khattab, kelas Abu Bakar As Siddiq untuk laki-laki, kelas Fatimah, kelas Maryam, dan kelas Khadijah untuk perempuan. Strategi yang digunakan dalam proses pembelajaran adalah strategi Pembelajaran Kooperatif.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andriani, A. (2015). Urgensi pembelajaran bahasa Arab dalam pendidikan Islam. Ta’allum: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 39–56.

Arifin, M. A., & Sukandar, S. (2021). Pentingnya Bahasa Arab Bagi Umat Islam di Pedesaan. Al’Adalah, 24(1), 11–17.

Arumsari, A. (2021). Strategi belajar membaca untuk anak tunarungu. Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 12(1), 1–9.

Atmaja, J. R. (2019). Pendidikan dan Bimbingan Anak Berkebutuhan Khusus: II (2nd ed.). Remaja Rosdakarya.

Az Zahra, I., Maksum, Muh. N. R., Inayati, N. L., & Jamuin, M. (2022). IMPLEMENTASI METODE ABJAD JARI DALAM MENGHAFAL AL-QUR’AN PADA SISWA SLB-B YAYASAN REHABILITAS TUNA RUNGU WICARA (YRTRW) SURAKARTA. Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices, 6(2). https://doi.org/10.23917/iseedu.v6i2.22121

Fakhiratunnisa, S. A., Pitaloka, A. A. P., & Ningrum, T. K. (2022). Konsep Dasar Anak Berkebutuhan Khusus. MASALIQ, 2(1). https://doi.org/10.58578/masaliq.v2i1.83

Faradisya, P. P., & Sopandi, A. A. (2019). Mengenal huruf hijaiyah bagi siswa tunarungu melalui bahasa isyarat arab. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 2(1), 51–57.

Felder, R. M., & Brent, R. (2007). Cooperative learning. Active Learning: Models from the Analytical Sciences, 970, 34–53.

Harimi, A. C. (2018). Pembelajaran I’rab Dengan Menggunakan Model Cooperative Learning. Ihtimam: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 1(1), 177–197.

Hasim, M. F. A., Taufiq, M. A., Ramadhani, A. P., Masitho, D. N., & Nashirulloh, A. (2025). Development Of Adaptive Arabic Language Teaching Materials To Support Inclusive Learning. Ijaz Arabi Journal of Arabic Learning, 8(3).

Isbah, F. (2023). Memahami Karakteristik Bahasa Arab untuk Pembelajaran. Jurnal Ilmiah Bashrah, 3(01), 1–10.

Munip, Abdul. 2008. Strategi Dan Kiat Menerjemahkan Teks Bahasa Arab Ke Dalam Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Bidang Akademik UIN Sunan Kalijaga

Nugroho, W. S. (2021). Pemetaan Anak Berkebutuhan Khusus Pada Sekolah Inklusi Melalui Program Identifikasi Dan Asesmen. Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata, 2(1), 111–117.

Nurhanifah, N. S. (2021). Problematika Mahasiswa Bahasa Arab Dalam Meningkatkan Kemahiran Menulis Bahasa Arab. Semnasbama, 5.

Putri Rahmi, H. (2021). Proses Belajar Anak Usia 0 Sampai 12 Tahun Berdasarkan Karakteristik Perkembangannya. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 7(1), 152–155.

Rahman, Q. M., Hidayat, Y., Sukari, S., & Ulfah, Y. F. (2023). PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SISWA TUNARUNGU. Al’Ulum Jurnal Pendidikan Islam. https://doi.org/10.54090/alulum.132

Rahmatulloh, C. G. (2022). Penggunaan Video Isyarat Arab dalam Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Hijaiyah Siswa Tunarungu. AL FATHAN, 1(1), 105–114.

Rozani, M. (2022). Metode Pengajaran Baca Al-Qur’an Di Indonesia Dalam Perspektif Pembelajaran Permulaan Bahasa Arab. Realita : Jurnal Penelitian Dan Kebudayaan Islam, 19(2). https://doi.org/10.30762/realita.v19i2.3515

Sabani, F. (2019). Perkembangan anak-anak selama masa sekolah dasar (6–7 tahun). Didaktika: Jurnal Kependidikan, 8(2), 89–100.

Salida, A., & Zulpina, Z. (2023). Keistimewaan Bahasa Arab sebagai Bahasa Al-Quran dan Ijtihadiyyah. Jurnal Sathar, 1(1), 23–33.

Subahri, B., & Nuha, A. A. U. (2022). Budaya pandalungan sebagai media pendidikan egaliter. Bidayatuna Jurnal Pendidikan Guru Mandrasah Ibtidaiyah, 5(2), 204–218.

Sugiarti, S. (2015). Upaya meningkatkan kosa kata anak tunarungu melalui media variasi gambar pada siswa kelas V/B di SLB Negeri Surakarta. Seminar Nasional Ilmu Pendidikan UNS 2015.

Sulhan, Nur Atiqah Azzah. (2024). Periodisasi Perkembangan Anak pada Masa Remaja: Tinjauan Psikologi. Jurnal Behavior. 1(1), 9-36.

Suputra, I Kadek Darmo, et. al., (2023). Pengaruh Pelatihan Kecerdasan EmosionalTerhadap Kesejahteraan Psikologis Pada Remaja. Jurnal Psikologi. 10(1), 21-31

Sya’bani, M. Z., & Has, Q. A. Bin. (2023). Relevansi Bahasa Arab dalam Dakwah: Refleksi atas kedudukan bahasa arab sebagai bahasa Al-Quran (Tinjauan Literatur). Ath-Thariq: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 7(1), 97–111.

Syah Roni Amanullah, A. (2022). Mengenal Anak Berkebutuhan Khusus: Tuna Grahita,Down Syndrom Dan Autisme. Jurnal Almurtaja : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1).

Wintarso, A., Surasman, O., & Saihu, M. (2023). Pengelolaan Pembelajaran Tahfizh Dengan Isyarat Hijaiyah dalam Peningkatan Kemampuan Menghafal al-Qur’an di Pondok Pesantren Tunarungu Darul Ashom Yogyakarta. Jurnal Madani Institute Politik, Hukum, Pendidikan, Sosial Dan Budaya, 12(2).

Yuslam, Y., Harimi, A. C., & Anggraeni, A. J. (2023). Arabic Learning in New Normal Era for Students with Visual Impairment at Inclusive Madrasah: Ta’līm al-Lugah al-’Arabiyyah fi al-Fatrah al-Jadīdah liṭullāb Żawi al-‘I’āqah al-Baṣariyyah fi al-Madrasah al-Syāmilah. Aphorisme: Journal of Arabic Language, Literature, and Education, 4(1), 10–24.

Zainal, N. E. (n.d.). KARAKTERISTIK BAHASA ARAB. Sekolah Tinggih Agama Islam Negeri (Stain) Sorong, Papua Barat, Indonesia: Nur Endang ZainaL.

Zakiyah, F., Sugiono, S., & Mustofa, T. (2021). Arabic Learning Experience For Students With Visual Impairments In State Islamic Universities/تجربة تعلم اللغة العربية للمعوَّقين البصرية في الجامعات الإسلامية الحكومية. Ijaz Arabi Journal of Arabic Learning, 4(3).

Downloads

Published

2026-08-07

How to Cite

Abdal Chaqil Harimi, Yuslam, M. Syamsul Ma'arif, & Dev Rafi' Adynanta. (2026). Arabic Alphabet Learning for Students with Hearing Impairments: A Phenomenological Exploration. Asalibuna, 10(01), 247–259. https://doi.org/10.30762/asalibuna.v10i01.8139