Pengembangan Instrumen Tes Bahasa Arab Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) untuk Guru Bahasa Arab
DOI:
https://doi.org/10.30762/alwasil.v3i2.9609Keywords:
Asesmen Bahasa Arab, Higher Order Thinking Skills, Kurikulum Merdeka, MGMP Kediri, Pengembangan Instrumen TesAbstract
Pendidikan bahasa Arab di Indonesia saat ini mengalami transformasi signifikan seiring tuntutan Kurikulum Merdeka yang menekankan kompetensi abad ke-21. Namun, banyak guru bahasa Arab di Kabupaten Kediri menghadapi kendala dalam menyusun instrumen evaluasi yang mampu memicu daya kritis siswa karena dominasi soal tingkat rendah. Pengabdian ini bertujuan mengembangkan instrumen tes bahasa Arab berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang terstandarisasi untuk meningkatkan literasi asesmen modern pendidik. Menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), kegiatan ini melibatkan para guru yang tergabung dalam MGMP Bahasa Arab Kabupaten Kediri sebagai mitra kolaboratif. Sumber data primer diperoleh melalui kuesioner, wawancara mendalam, dan draf soal orisinal guru, sedangkan data sekunder mencakup dokumen kurikulum dan literatur terkait. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif serta kuantitatif sederhana untuk menguji kualitas butir soal melalui analisis isi dan uji coba lapangan. Alur pelaksanaan mengikuti siklus Discovery, Dream, Design, Define, dan Delivery. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru sebesar 40% dalam menyusun soal HOTS. Selain itu, kegiatan ini berhasil menghasilkan buku panduan teknis serta bank soal terstandarisasi yang memanfaatkan stimulus kontekstual. Evaluasi ini membawa dampak positif pada ekosistem sekolah melalui penguatan budaya literasi asesmen serta peningkatan motivasi belajar siswa. Kendala berupa resistensi pola pikir tradisional dan keterbatasan waktu diatasi melalui pendampingan peer-teaching berkala serta penyediaan repositori digital bahan stimulus teks Arab yang variatif.
Downloads
References
Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (Eds.). (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom's taxonomy of educational objectives. Longman.
Arifin, Z. (2023). Metodologi pembelajaran bahasa Arab kontemporer. RajaGrafindo Persada.
Faisal, M., & Shofwan, M. (2024). Problematika pendidik dalam menyusun soal berbasis higher order thinking skills pada mata pelajaran bahasa Arab Kurikulum Merdeka. Al-Mi'yar: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa Arab dan Kebahasaan, 7(1), 45–58.
Hamid, M., Rofiq, M. A., & Shodiq, M. J. (2023). Konstruksi asesmen higher order thinking skills (HOTS) dalam pembelajaran bahasa Arab mandiri. Arabia: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 15(1), 88–104.
Hidayat, N., & Muna, W. (2021). Asesmen pembelajaran bahasa Arab berbasis higher order thinking skills (HOTS). Al-Asasiyya: Journal of Basic Education, 5(2), 154–168.
Kholis, N., & Hanani, N. (2022). Dampak model asesmen kognitif tingkat tinggi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa madrasah. Arabiyat: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaan, 9(2), 201–215.
Mutholib, A., & Sholihah, A. (2022). Analisis kebutuhan guru terhadap instrumen evaluasi pembelajaran bahasa Arab berbasis HOTS. Lahjah Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Linguistik Arab, 3(2), 112–123.
Retnawati, H. (2018). Pelatihan penyusunan instrumen HOTS bagi guru. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 22–30.
Suryani, N., & Rosadi, A. (2022). Penerapan pendekatan asset-based community development (ABCD) dalam peningkatan kompetensi profesional guru. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPM), 6(1), 34–45.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Eko Budi Hartanto, Nadhimurridlo Al-Alwany

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









