Pemberdayaan Perempuan di Wilayah Perdesaan: Pendampingan Moderasi Beragama melalui Program "Ibunda Cerdas" di Pondok Pesantren At-Tahrim
DOI:
https://doi.org/10.30762/alwasil.v2i2.9610Keywords:
Asset-Based Community Development, Ibunda Cerdas, Islamic Boarding School, Religious Moderation, Rural Women EmpowermentAbstract
Moderasi beragama merupakan pilar penting dalam menjaga keharmonisan bangsa Indonesia dari ancaman ekstremisme, terutama di lingkungan perdesaan yang rentan terhadap paparan informasi keagamaan tekstual secara digital. Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman nilai-nilai moderasi beragama bagi kelompok ibu dan santri di Pondok Pesantren At-Tahrim Desa Tawang, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri melalui program inovatif bernama "Ibunda Cerdas". Metode pelaksanaan yang diterapkan didasarkan pada pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada pemetaan dan optimalisasi potensi internal komunitas melalui lima siklus utama: Discovery, Dream, Design, Define, dan Delivery. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur, wawancara mendalam, dan observasi partisipatif, yang selanjutnya dianalisis dengan teknik analisis isi kualitatif deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada indeks moderasi beragama peserta, khususnya pada indikator toleransi dan penerimaan terhadap budaya lokal. Program ini berhasil mentransformasi cara pandang kaku keagamaan menjadi inklusif serta membentuk jaringan komunitas ibu sebagai detektor dini radikalisme di lingkungan domestik. Kesimpulannya, penguatan kapasitas perempuan di tingkat akar rumput berbasis pesantren efektif menciptakan benteng pertahanan sosial yang tangguh guna memutus mata rantai eksklusivisme keagamaan secara berkelanjutan.
Downloads
References
Afwadzi, A., & Miski, M. (2021). Religious moderation construction in Islamic higher education: A study of the curriculum of Islamic universities in Indonesia. Journal of Islamic Education, 10(2), 233–248. https://doi.org/10.14421/japie.2021.102-05
Alim, N., & Rofiq, A. (2022). Incorporating local wisdom value within religious moderation framework: Evidence from rural community in East Java. Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama, 16(1), 45–60. https://doi.org/10.14421/jisa.2022.161-03
Aziz, A., & Hanafi, M. (2023). Asset-Based Community Development (ABCD) paradigm for empowering grassroots religious resilience. International Journal of Interreligious Studies, 6(2), 89–104. https://doi.org/10.2991/ijis.2023.6.2.2
Baidhawy, Z. (2022). Preventing religious extremism in rural areas through women-led family education. Journal of Islamic Studies and Society, 14(3), 312–328. https://doi.org/10.1163/15685195-01403004
Casram, C. (2016). Membangun sikap toleransi beragama dalam masyarakat plural. Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya, 1(2), 187–198. https://doi.org/10.15575/jw.v1i2.588
Fahri, M., & Zainuri, A. (2021). Keberagamaan inklusif di pesantren: Strategi pengasuh dalam menangkal radikalisme digital pada santri. Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 75–92. https://doi.org/10.21274/jpi.2021.9.1.75-92
Fatima, S., & Rosyid, M. H. (2024). Empowering mothers as the first school (al-madrasah al-ula) to promote tolerant parenting styles in digital era. Journal of Family and Gender Studies, 5(1), 18–32. https://doi.org/10.22515/jfgs.v5i1.7920
Hasan, N. (2021). Religious moderation in contemporary Indonesia: Ideology, policy, and practices in cultural contexts. Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies, 11(2), 205–230. https://doi.org/10.18326/ijims.v11i2.205-230
Muhtadi, A., & Shadiqin, S. (2023). Countering violent extremism through non-formal educational intervention for rural women networks. Journal of Aggression, Conflict and Peace Research, 15(4), 401–416. https://doi.org/10.1108/JACPR-11-2022-0754
Nurdin, F. (2021). Moderasi beragama menurut Al-Qur'an dan implikasinya terhadap kerukunan sosial di Indonesia. Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur'an dan Hadis, 22(1), 115–134. https://doi.org/10.14421/qh.2021.221-06
Rohmana, J. A. (2023). Localizing Islamic moderation: Sundanese women, traditional gatherings, and peaceful co-existence. Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies, 61(1), 143–178. https://doi.org/10.14421/ajis.2023.611.143-178
Suryadilaga, M. A. (2022). The implementation of Asset-Based Community Development method for religious moderation strengthening programs. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(2), 120–135. https://doi.org/10.22146/jpm.71040
Suryani, E., & Rosadi, K. (2022). Hambatan dan keberlanjutan sosialisasi moderasi beragama di era digital: Studi kasus organisasi perempuan perdesaan. Jurnal Studi Sosial dan Keagamaan, 4(2), 201–215. https://doi.org/10.31943/jssk.v4i2.189
Zuhdi, M. (2024). Pesantren culture and the transmission of moderate Islamic values within local communities. Journal of Indonesian Islam, 18(1), 56–79. https://doi.org/10.15642/JIIS.2024.18.1.56-79
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Putri Kholida Faiqoh, Azka Abdurrahman Nasrullah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









